Beranda | Artikel
Jika Allah Membenci Seseorang, Begini Jadinya! – Syaikh Saad Al-Khatslan #NasehatUlama
8 jam lalu

Di sisi lain, apabila Allah membenci seorang hamba, maka datanglah lanjutan dari riwayat ini. Riwayat ini disebutkan oleh Al-Bukhari di bab ini dan di bab-bab lain dalam kitab Ash-Shahih, tapi hanya sampai bagian sebelumnya (tentang jika Allah mencintai hamba-Nya). Adapun kelanjutan hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Ash-Shahih beliau: “Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Allah memanggil malaikat Jibril lalu berfirman: ‘Sungguh Aku membenci si Fulan, maka bencilah dia!’ Sehingga malaikat Jibril pun membencinya. Lalu Jibril menyeru para malaikat di langit: ‘Sesungguhnya Allah membenci si Fulan, maka bencilah dia!’ Sehingga para malaikat juga membencinya. Kemudian ditetapkan kebencian di bumi terhadapnya.” Kita memohon keselamatan kepada Allah! Sehingga tidaklah seseorang melihatnya atau mendengar tentangnya, melainkan ia akan membencinya, memburuk-burukkannya, dan mencelanya. Hal itu karena kebencian telah ditetapkan baginya di bumi
akibat buruknya amal perbuatannya.

Fenomena ini juga kita jumpai dalam realitas kehidupan. Subhanallah, ada orang-orang yang tidaklah disebutkan nama mereka, kecuali orang-orang mencela mereka, membenci mereka, dan menyebut mereka dengan keburukan. Bahkan hampir tidak dijumpai seorang pun yang menyukai mereka. Mereka ini bisa jadi termasuk golongan yang ditetapkan kebencian bagi mereka di bumi.

Kita mohon keselamatan dan afiyat kepada Allah.Ini merupakan hadis yang agung. Seorang Muslim hendaklah berusaha untuk menjadi golongan yang pertama yaitu orang-orang yang ditetapkan bagi mereka penerimaan di bumi, dengan memperbanyak amal-amal saleh, agar meraih kecintaan Allah ‘Azza wa Jalla. Serta hendaknya ia benar-benar waspada agar tidak termasuk golongan yang kedua, yaitu orang-orang yang banyak berbuat maksiat terlebih lagi berbuat zalim kepada orang lain, karena itu salah satu dosa dan kemaksiatan yang paling besar, sehingga ditetapkan terhadapnya kebencian di bumi.

=====

فِي الْمُقَابِلِ إِذَا أَبْغَضَ اللَّهُ عَبْدًا جَاءَ تَمَامُ هَذِهِ الرِّوَايَةِ هَذِهِ الرِّوَايَةُ سَاقَهَا الْبُخَارِيُّ هُنَا وَفِي مَوَاضِعَ أُخْرَى فِي الصَّحِيحِ لَكِنْ إِلَى هَذَا الْقَدْرِ جَاءَ تَمَامُ الْحَدِيثِ عِنْدَ مُسْلِمٍ فِي صَحِيحِهِ وَإِذَا أَبْغَضَ اللَّهُ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَيَقُولُ إِنِّي أُبْغِضُ فُلَانًا فَأَبْغِضْهُ فَيُبْغِضُهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي فِي أَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ اللهَ يُبْغِضُ فُلَانًا فَأَبْغِضُوهُ فَيُبْغِضُونَهُ ثُمَّ تُوضَعُ لَهُ الْبَغْضَاءُ فِي الْأَرْضِ نَسْأَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ فَلَا يَرَاهُ أَحَدٌ وَلَا يَسْمَعُ بِهِ إِلَّا أَبْغَضَهُ وَكَرِهَهُ وَسَبَّهُ لِأَنَّهُ وُضِعَتْ لَهُ الْبَغْضَاءُ فِي الْأَرْضِ بِسَبَبِ سُوءِ أَعْمَالِهِ

وَهَذَا أَيْضًا نَجِدُهُ فِي الْوَاقِعِ هُنَاكَ أُنَاسٌ سُبْحَانَ اللَّهِ مَا تُذْكَرُ أَسْمَاؤُهُمْ إِلَّا وَيَسُبُّهُمُ النَّاسُ وَيَكْرَهُونَهُمْ وَيَذْكُرُونَهُمْ بِالسُّوءِ وَلَا تَكَادُ تَجِدُ لَهُمْ مُحِبًّا هَؤُلَاءِ قَدْ يَكُونُوا مِنْ هَذَا الصِّنْفِ الَّذِينَ وُضِعَتْ لَهُمْ الْبَغْضَاءُ فِي الْأَرْضِ

نَسْأَلُ اللَّهَ السَّلَامَةَ وَالْعَافِيَةَ وَهَذَا الْحَدِيثُ حَدِيثٌ عَظِيمٌ يَنْبَغِي أَنْ يَحْرِصَ الْمُسْلِمُ عَلَى أَنْ يَكُونَ مِنَ الْقِسْمِ الْأَوَّلِ مِنَ الَّذِينَ تُوضَعُ لَهُمْ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ وَأَنْ يُكْثِرَ مِنَ الأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ حَتَّى يَنَالَ مَحَبَّةَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَنْ يَحْذَرَ مِنَ الْقِسْمِ الثَّانِي وَهُوَ مَنْ تَكْثُرُ مِنْهُ الْمَعَاصِي وَبِخَاصَّةٍ ظُلْمُ النَّاسِ إِنَّ هَذِهِ مِنْ أَعْظَمِ الذُّنُوبِ وَأَعْظَمِ الْمَعَاصِي فَتُوضَعُ لَهُ الْبَغْضَاءُ فِي الْأَرْضِ


Artikel asli: https://nasehat.net/jika-allah-membenci-seseorang-begini-jadinya-syaikh-saad-al-khatslan-nasehatulama/